Umum

Keistimewaan Kingkong Hill Sebagai Sunrise Bromo

Adanya Bukit Kingkong bagi mayoritas suku Tengger biasa dikenal dengan sebutan Bukit Kedaluh. Arti dari darah nama kedaluh dalam bahasa Sansekerta memiliki makna kesuburan dan dari masyarakat suku Tengger di artikan sebagai bentuk penghargaan atas kesuburan tanah yang berada di wilayah Tengger.

Sebutan untuk Bukit Kingkong tersebut diambil dengan melihat dari sisi tebing yang memiliki area lebih menonjol di bagian bebatuan serta ceruk. Di bagian tersebut memiliki kepala serta hidung yang mirip dengan kingkong meskipun sebenarnya tidak pernah ada kingkong di kawasan tersebut.

Melalui Bukit Kingkong ini nantinya juga bisa melihat keindahan gunung Bromo dengan sunrise yang menakjubkan. Meskipun hanya spot alternatif yang digunakan untuk alternatif sunrise Bromo tentunya fenomena serta keindahan yang dimunculkan sangat eksotik ketika dilihat dari Bukit Kingkong.

Keistimewaan lain yang ditawarkan dari Bukit Kingkong ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Pananjakan 1 beserta 2. Perbedaannya hanya terletak pada tinggi serta rendah saat melihat dengan sudut pandang berbeda tanpa harus mengurangi kesan dari keindahan pemandangan yang dihadirkan.

Melalui bukit inilah para wisatawan bisa melihat adanya ke awan layaknya kapas yang tengah menggantung di udara, kawah Gunung Bromo, lautan pasir, serta golden sunrise Bromo yang banyak diincar oleh kalangan wisatawan ketika datang ke kawasan wisata ini.

Lokasi Sunrise Bukit Kingkong

Area spot untuk pengambilan sunrise di Bukit Kingkong ini sangatlah mudah untuk dituju oleh kalangan wisatawan. Hal ini dikarenakan para pengunjung cukup berjalan kaki dengan jaraknya 100 m dari area parkir kendaraan dan dapat ditempuh hanya dengan membutuhkan waktu kisaran 5 menit saja.

Terlebih ketika jalanan menuju ke lokasi spot sunrise tersebut sudah dalam bentuk paving block yang pastinya memberikan kemudahan tersendiri untuk wisatawan yang datang kemari. Di lokasi inilah memang memberikan daya tarik tersendiri meskipun belum banyak diketahui oleh kalangan wisatawan karena masih kalah dengan kepopuleran Pananjakan 1 serta seruni point atau Pananjakan 2.

Akan tetapi, untuk akhir ini sudah banyak wisatawan sudah banyak yang beralih ke tempat ini untuk dijadikan sebagai alternatif supaya tidak terlalu berdesakan dengan para pengunjung lainnya ketika sudah memasuki musim liburan. Lokasi yang digunakan untuk menyaksikan sunrise Bromo berada di pinggiran bukit dengan adanya sebuah tanah lapang yang sudah diberikan pagar pembatas untuk menawarkan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung yang datang.

Sehingga nantinya akan lebih merasakan keindahan dari sunrise yang memberikan daya tarik tersendiri ketika melihat keindahan gunung Bromo. Tidak jauh dari keberadaan lokasi pertama juga terdapat lokasi yang pastinya tidak kalah menarik untuk melihat keindahan sunrise.

Bagi para wisatawan yang suka dengan tantangan dapat memilih lokasi ini karena harus melalui Jalan setapak menanjak dan sepi. Dalam hal ini wisatawan cukup mengikuti jalur supaya tiba di atas bukit namun juga perlu kehati-hatian karena jalanannya cukup kecil karena melewati semak yang telah ditumbuhi dengan pepohonan dan bunga-bunga.

Pada saat ingin mengunjungi Bukit Kingkong untuk mendapatkan keindahan sunrise di pagi hari tentunya dapat memanfaatkan agen jasa travel dengan paket wisata yang telah disediakan. Mau info lebih silakan cek disini untuk memperoleh agen travel terpercaya dengan layanan memuaskan bagi para pelanggannya.

Fasilitas di Bukit Kingkong

Dalam mendapatkan fasilitas di kawasan Bukit Kingkong ini tentunya tidak akan lengkap seperti Pananjakan 1 dan 2. Akan tetapi sampai saat ini secara perlahan sudah dilakukan pembangunan sarana serta prasarana untuk menunjang wisata di kawasan Bukit Kingkong seperti halnya mushola, area parkir kendaraan, kamar mandi dan toilet, hingga jalan yang digunakan untuk menuju lokasi dari area parkir yang telah menggunakan paving block.

Selain itu juga terdapat banyak sekali warung makan hingga minuman serta adanya beberapa biosoft word yang melakukan penjualan kaos oblong, syal, sarung tangan, kupluk dengan menggunakan label Bromo. Bahkan juga terdapat pedagang asongan yang melakukan penjualan bunga edelweis dengan kondisi yang masih segar dan bahkan banyak tumbuh di kawasan Gunung Bromo.

Keistimewaan Sunrise Bromo dari Bukit Kingkong

  1. Sunrise Bromo untuk melihat lautan pasir dan erupsi kawah

Dapat dikatakan bahwasanya jarang sekali para wisatawan yang mengetahui keberadaan dari spot sunrise Bromo jika dilihat dari Bukit Kingkong. Kebanyakan di antara para wisatawan lebih memilih ke Gunung Bromo dengan mengejar sunrise dan hanya melalui spot sunrise Bromo penanjakan 1 saja.

Melalui lokasi inilah dijadikan sebagai tempat terbaik untuk melihat sunrise Bromo yang sangat indah. Sehingga tidak heran jika lokasi dari Penanjakan 1 dan 2 memang terbilang sangat padat dan ramai kunjungan oleh para wisatawan terlebih ketika sedang memasuki musim liburan.

Sementara itu juga masih terdapat beberapa spot sunrise Bromo yang dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan untuk memperoleh keindahan alami yang tidak kalah menakjubkannya. Selain adanya penanjakan 1 dan 2 tentunya untuk spot sunrise Bromo melalui Bukit Kingkong ini juga bisa dijadikan sebagai pilihan alternatif dengan lokasinya yang cenderung lebih rendah.

Sehingga ketika ingin melihat sunrise Bromo tentunya tidak akan terhalang dengan tambahan pakar yang menjadikan bukit Bromo tidak kalah cantik pemandangan yang sangat indah. Jangan begitu sunrise Bromo bisa dilihat dari spot Bukit Kingkong yang pastinya memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mendatanginya.

  1. View Gunung Arjuna dari Bukit Kingkong

Di kawasan lokasi sunrise Bromo melalui Bukit Kingkong ini akan terdapat Tanah lapang serta Padma Sari sebagai pura kecil yang digunakan untuk tempat sesaji. Para wisatawan yang datang ke Bukit Kingkong tentunya akan langsung melihat adanya view Gunung Arjuna serta kota Malang yang berada di bawahnya.

Hal ini bisa dilihat dari sisi lain spot kawasan wisata sunrise Gunung Bromo yang pastinya memberikan daya tarik bagi kalangan wisatawan. Apabila tidak ingin terlambat dalam mendapatkan momen sunrise Bromo tentunya harus memperhitungkan waktu hingga jarak tempuh.

Desa terakhir sebelum nantinya memasuki hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yaitu Desa Wonokitri. Waktu terbaik untuk melakukan kunjungan yaitu di bulan April sampai Agustus dengan matahari terbitnya kisaran pukul 05.00.

Sebaiknya para wisatawan yang datang kemari bisa tiba di desa terakhir sebelum Sehingga nantinya akan tiba di gerbang masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru maksimalnya dipukul 03.30 dan menjadi waktu yang tepat dalam melihat sunrise Bromo yang sangat indah.

  1. Kemudahan akses menuju Bukit Kingkong

Bukit Kingkong ini berada tepat sebelum dari lokasi penanjakan 1 sehingga para wisatawan harus melalui jalanan kecil yang telah memiliki paving block supaya bisa menuju ke lokasi Bukit Kingkong. Dalam mencapai kawasan wisata sunrise Bromo ini cukup berjalan kisaran 5 menit dari parkiran Jeep.

Setelah itu nantinya akan ditemui adanya jalanan menuju ke lokasi untuk menikmati keindahan sunrise Bromo. Pada jalur di Bukit Kingkong ini memang sangat cocok untuk kalangan wisatawan yang menyukai tantangan karena harus melalui jalanan yang menanjak.